Sabtu, 30 Juni 2012

JEREMY SUMPTER I LOVE YOU


gara gara gua waktu siang ntu nonton lagi film PETERPAN gua baru engeh kalo si PETRPAN alis JEREMY SUMPTER guanteng banget nd nyihir gua abis, ooooh gua aja ampe senyum senyum nd teriak teriak pas lagi nonton, senyumannya, hemmm, tatapan matanya hemmm... mirip dikit sih haha walaupun lu ga terlalu famous tapi I LOVE YOU FULL..................
like it windie.

BIODATA JEREMY SUMPTER
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvTe7MVaN-JgLaC06qRkBbcDJIMfrfzptNLO-9FzkhFD-beavXqNaOnQeD5ioeiG_09ZJr0Jums4nVV1ciQkWjexPkNLQ1gFxC-IiJpkhh8lt3451ZKlQeG2oxH8TBShfzXC3wVqBtZYJM/s774/JeremySumpter7.jpg

Jeremy Robert Myron Sumpter

Jeremy Sumpter

Nama Panggilan:
Sumpter

Jenis Kelamin :
Laki-Laki

Tempat, Tgl Lahir :

Monterey, California, AS,
05 Februari 1989

Biografi :

Jeremy Robert Myron Sumpter demikian nama panjangnya, namun pria kelahiran Monterey, California ini cukup dikenal dengan nama Jeremy Sumpter. Kiprahnya di dunia hiburan mulai dikenal saat sukses berperan dalam film PETER PAN (2003).

Pria kelahiran 5 Februari 1989 ini kemudian turut membintangi film-film terkenal, di antaranya THE LORD OF THE RINGS: THE RETURN OF THE KING, THE SASQUATCH DUMPLING GANG (2006), AN AMERICAN CRIME (2007), CYBER SEDUCTION: HIS SECRET LIFE (2005), FRAILTY (2002) dan lain-lain, serta sejumlah serial TV.

STORY OF JEREMY : lebih lengkap !

Jeremy Sumpter
Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Jeremy Sumpter
Lahir Jeremy Robert Myron Sumpter
5 Februari 1989 (1989/02/05) (umur 21)
Monterey, California, U.S.A.
Pekerjaan Aktor
Tahun aktif 2001 - sekarang
Official website

Jeremy Robert Myron Sumpter (lahir 5 Februari 1989) adalah aktor Amerika Serikat. Dia dikenal karena memainkan peran judul tahun 2003 live-action film Peter Pan dan peran berulang JD McCoy di NBC serial Friday Night Lights sejak 2008.
Isi
[hide]

* 1 Awal kehidupan
* 2 Karir
* 3 Filmografi
* 4 Penghargaan
* 5 Pranala luar

[sunting] Masa

Sumpter lahir di Monterey, California, putra Sandra (née Johnson) dan Gary Sumpter. Nya saudara kembar Jessica dan adik Gigi juga aktor. Travis saudaranya di perguruan tinggi. Dia tinggal di kota Mount Sterling, Kentucky sampai dia berusia sebelas tahun. Ia memenangkan IMTA's Pre-Teen Male Model of the Year penghargaan pada tahun 2000. Segera setelah itu, ia bergabung dengan Mark Robert Manajemen dan keluarganya pindah ke Los Angeles, di mana ia saat ini berada. [Rujukan?]
[sunting] Karir

Peran film pertamanya di film tahun 2001 kelemahan sebagai Mieks Adam muda dilihat pada kilas balik (diperankan sebagai orang dewasa oleh bintang film Matthew McConaughey), di mana ia dinominasikan untuk Saturn Award untuk kategori "Best Performance oleh Aktor Muda". Setelah itu, ia muncul dengan Danny Glover dalam film Showtime Just A Dream, sehingga ia menerima Young Artist Award untuk "Best Performance di TV Movie, Mini-Series atau Khusus - Aktor Muda Memimpin". Film berikutnya adalah Boys Lokal keluarga / surfing drama, dengan Mark Harmon dan Eric Christian Olsen.

Pada bulan Juli 2002, ketika ia berusia tiga belas tahun, Sumpter dipilih untuk peran Peter Pan, peran tradisional dimainkan di atas panggung oleh perempuan; itu adalah pertama kalinya seorang anak laki-laki memainkan peran dalam live-action film. Selama syuting ia tumbuh delapan inci, membutuhkan beberapa film dan pementasan trik untuk menyembunyikan tinggi dalam adegan akhir dalam produksi film. Sebagai contoh, jendela melalui mana ia memasuki kamar anak-anak Darling harus diperbesar lebih dari sekali, dan kostum untuk melanjutkan perubahan yang diperlukan sesuai dengannya. Sumpter melakukan hampir semua dari stunts untuk film sendiri. Untuk mempersiapkan, dia bilang dia berlatih pedang sebanyak lima jam sehari, serta pelatihan senam dan angkat beban. Sementara syuting di Australia, ia dilengkapi dengan pelatihan dengan kriket dan selancar. [Rujukan?] Ia memenangkan baik Saturnus dan Young Artist Award untuk film.

Pada musim gugur 2004, ia membintangi serial TV Clubhouse, sebagai seorang anak yang mendapatkan pekerjaan impiannya bekerja di sebuah batboy untuk fiksi New York City liga utama tim baseball. Seri ini dibatalkan oleh CBS setelah lima episode; semua 11 episode yang dibuat sejak saat itu disiarkan di TV kabel / saluran satelit. Dia kemudian membintangi Cyber Seduction: His Secret Life, sebuah Lifetime Channel film tentang remaja populer yang hidupnya hancur oleh kecanduan pornografi di internet.

Dia menghabiskan musim panas 2005 di Oregon film komedi remaja The Sasquatch Gang (alias The Sasquatch Dumpling Gang), dirilis pada November 2006. Dia memiliki peran kecil dalam film An American Crime, yang dimainkan di Showtime tahun 2008 sebelum pergi ke DVD. Ia tampil dalam sebuah episode CSI Miami sebagai pacar seorang gadis yang orangtuanya dibunuh.

Ia menyelesaikan pembuatan film tahun 2007 dari peran pendukung di 2010 yang akan datang-of-usia komedi Calvin Marshall. Lainnya termasuk film mendatang Kau Jadi Cupid, Kematian Dan Kremasi, dan Prep School.

Muatan telah bersama-hosting YOBI ditampilkan pada realitas online di jaringan kontes http://www.yobi.tv dengan host Danielle Ryan.
[sunting] Filmografi
Tahun Judul Peran Catatan
Sekolah 2010 Prep Simon
2010 Kau Jadi Cupid Connor Miller
Kematian dan Cremation 2010 Jarod Leary
2010 Calvin Marshall Caselli
2008-sekarang Friday Night Lights J. D. McCoy
2007 An American Crime Coy Hubbard
2007 CSI: Miami Zach Griffith (di Broken Home)
2006 The Sasquatch Gang Gavin Gore
2005 Cyber Seduction: His Secret Life Justin Petersen
2004 Clubhouse Pete Muda
2003 Peter Pan Peter Pan
2002 Lokal Boys Skeeter Dobson
2002 Just A Dream Henry Sturbuck
2002 kelemahan Young Adam
[sunting] Penghargaan
Bagian ini tidak menyebutkan referensi atau sumber apapun.
Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan kutipan ke sumber-sumber yang dapat dipercaya. Materi disertai rujukan dapat ditentang dan dihapus. (Juli 2009)

* Youth for Humanity Award, Male (2009)
* Young Artist Awards (nominasi) 2006 Best Performance di TV Movie, Miniseries atau Khusus (Komedi atau Drama) - Aktor Muda Memimpin untuk: Cyber Seduction: His Secret Life (2005) (TV)
* Phoenix Film Critics Society Awards (nominasi) 2004 Best Performance oleh Pemuda dalam Lead atau Pendukung Peran - Male untuk: Peter Pan (2003)
* Saturn Award (pemenang) 2004 Best Performance oleh Aktor Muda untuk Peter Pan.
* Young Artist Award (pemenang) 2004 Best Performance oleh Aktor Muda untuk Peter Pan.
* Saturn Award (nominasi) 2003 Best Performance oleh Aktor Muda untuk kelemahan.
* Young Artist Award (pemenang) 2002 Best Performance di TV Movie, Mini-Series atau Khusus - Aktor Muda Memimpin for Just A Dream.

Sabtu, 21 April 2012

ARTI SEBUAH SENYUMAN


Hujan turun begitu deras saat bunda pergi kedalam pelukan-Nya. Air mata tak bisa berhenti mengalir seperti hujan yang tak henti jatuh , saat kulihat wajah bunda yang tersenyum damai. Aku terus menatap mata bunda, mata yang selalu membuat diri ini tersenyum, tapi senyuman ku sekarang terkunci rapat. Hanya tangisan dan teriakan yang menyebut “BUNDA”. Seseorang yang tak a sing lagi datang menghampiriku seseorang yang dulu menggoreskan luka dihatiku dan yang lebih menyakitkan dihati bunda. Seseoranng itu adalah Ayahku sendiri yang meninggalkan kami disaat bunda sedang sakit gara-gara wanita yang membuatnya buta. Aku tak ingin dia menatap wajah bunda yang begitu suci tak ingin wajah bunda yang begitu damai bertemu dengan lelaki seperti dia yang telah membuat bunda semakin parah penyakitnya dan sampai bunda dibawa oleh yang di atas.

“pergi kamu jangan dekati bundaku”teriakku menghalangi tubuh bunda yang sudah kaku.
“tasya maafkan ayah ”dia berusaha memelukku tapi aku melepaskan pelukan itu
“ayah? ”aku tertawa kecut
“ayahku sudah mati, mati karena wanita lain sekarang aku anak yatim piatu. Anda puas”aku membentak dengan tangisan yang tak bisa dibendung.
“tasya sudahlah biarkan ayahmu melihat bundamu”ujar bibiku.

“tasya tak rela kalau orang ini melihat wajah bunda yang begitu damai, tasya tak mau bunda menangis bibi ”aku semakin menangis. Tubuhku lemas, dan “BRUGGG” tubuh lemahku terjatuh pingsan.
Aku melihat bunda begitu sehat tersenyum indah padaku memakai baju putih yang indah disebuah padang ruput yang hijau, aku berlari dengan senyuman. Tapi bunda semakin menjauh, aku mulai gelisah dan terus berlari tapi bunda terus menjauh aku mulai menangis dan aku terbangun , itu hanya mimpi. .
“tasya. . . kamu sudah sadar”Tanya bibiku
“bunda dimana?”tanyaku pada bibi. Dia memelukku dengan tangisannya
“tasya ibumu sudah dimakamkan, tasya kamu harus kuat dalam menjalani cobaan hidupmu. Bibi yakin kamu pasti bisa melewati ini semua”Bibi menangis membasahi bajuku. Aku tterdiam sekarang aku sendiri bunda sudah ada dalam pelukan-Nya. Maaf bunda Tasya tak bisa mengantar bunda . aku menangis bersama pelukan Bibi.

***
Sudah seminggu setelah bunda pergi, aku menjadi pendiam tak ada senyuman lagi dimulutku ini, tak ada keceriaan yang tampak diwajahku yang ada hanya kesedihan. Di sekolah aku menjadi penyendiri walau sahabat-sahabatku selalu menyemangatiku tapi itu tak bisa merubah segalanya.
“Tasya kamu mau ikut aku ketemu dengan Nugi, dia bawa temannya yang menurutku dia baik. Ayolah Sya ikut aku ya” ujar temanku yang menarik-narik tanganku.
Aku menghela napas “hah”.

“maaf Nita aku gag bisa, aku lagi gag mood”ujarku dengan wajah murung
Dia menarik tanganku.

“pokoknya kamu harus ikut, mereka nunggu kita di taman ” Nita memaksaku ikut , ya apa boleh buat aku pun mengikuti keinginannya.
Kita sudah sampai ditaman di tengah sekolah kami.
Terlihat dua orang pria yang tersenyum pada kita. Ku lihat Nita sangat senang bertemu sang pujaannya.

“hay maaf ya lama nunggunya”.
“kenalin ini temanku Tasya imutkan ?”
Mereka tersenyum
“hay aku Nugi pacar Nita”senyumnya sambil memberikan tangannya padaku
“tasya”ujarku yang tersenyum terpaksa

“aku Yudis temanya Nita dan Nugi”senyumnya yang juga memberikan tanganya
“tasya”kami pun bersalaman. Aku seperti orang bodoh berada ditengah tengah orang yang sedang saling jatuh cinta, aku iri nita tertawa lepas .sedangkan aku hanya diam tak ada yang bisa buat aku tersenyum seperti nita. Yudis mendekatiku dan memberikan selembar kertas yang berisi puisi
Arti Hidup
semuanya terasa begitu hamoa
tak ada lagi klasih sayang yang kurasakan
ini begitu sulit ini begitu asing bagiku

SAAT CINTA INGIN PERGI



Akhirnya sudah genap satu bulan Cinta jadian dengan Randy. Debar-debar bahagia di hati Cinta menemaninya saat berangkat ke sekolah pagi itu. Ia tak sabar ingin segera bertemu dengan Randy.
“Semoga saja Randy nggak lupa dengan hari speciall ini, karena aku sayang banget sama dia.” kata Cinta sambil mnyemprotkan parfum yang super mahal dan super wangi dari Paris ke tubuhnya yang ngegemesin itu. Anehnya, Cinta hanya memakai parfum itu saat ia ingin ketemu Randy. Kalau ditanya, paling alasannya sama, kalau itu parfum mahal yang hanya dipakai saat akan ketemu orang yang dicintainya. Jadi jangan tanya mengenai parfum itu ke Cinta, karena jawabannya akan tetap sama saja.
“Sayang,,, kamu sarapan dulu yah sebelum berangkat ke sekolah…!” seru mama Cinta mengingatkan.
“Ntar aku sarapan di kantin sekolah aja, Ma… Soalnya aku udah telat….” kata Cinta sambil keluar dari dalam kamarnya.
“Ya udah,, kamu diantar supir aja biar cepat.”
“Nggak ah, Ma… Aku kan bukan anak kecil lagi yang mesti diantar jemput. Aku bisa bawa mobil sendiri kok.. Lagipula aku udah kelas 2 SMA loh,,, Mama nggak lupa kan…..?” tanya Cinta ngegodain mamanya.
“Mama nggak lupa kok, sayang…. Sekarang kamu berangkat aja, ntar kamu telat...”
“Oke, Ma… Cinta pergi dulu….” kata Cinta sambil mencium tangan mamanya dan beranjak ke garasi mobil.
Cinta yang baru saja mahir mengendarai mobil langsung tancap gas menuju sekolah. Ia benar-benar pengen ketemu Randy. Hmm,, Randy emang pujaan hati Cinta. Sebenarnya dari kelas 1 SMA Cinta naksir berat sama Randy, tapi baru bulan yang lalu keinginan Cinta untuk bersama Randy terwujudkan.
Setiba di sekolah, Cinta langsung menuju ke kelas Randy. Namun, belum sempat ia bertemu Randy, bel tanda masuk sudah berbunyi. Akhirnya ia menunda untuk bertemu dengan Randy hingga jam istirahat tiba.
**
“Tar, kamu liat Randy nggak…?” tanya Cinta pada Tara, sahabatnya, saat jam istirahat.
“Nggak.. Dari tadi pagi aku nggak ngeliat batang hidungnya. Mungkin dia nggak masuk..” jawab Tara.
“Aduhh,,, dia kemana sih…?”
“Emangnya kamu ada perlu apa sama dia…? Tumben kamu nyariin dia..”
“Nggak kok. Cuma pengen nanya sesuatu aja ke dia…”
Tara hanya manggut-manggut mendengar jawaban sahabatnya itu. Ya, Tara memang nggak tau hubungan antara Cinta dan Randy, meskipun Tara adalah sahabat baik Cinta. Sebenarnya Cinta ingin memberi tahu Tara. Tapi Randy nggak mau kalau hubungan mereka diketahui banyak orang. Cinta bahkan nggak tahu alasan Randy sehingga menyembunyikan hubungan mereka dari Tara. Ternyata Cinta yang dikenal sebagai cewek yang agresif bisa juga nyimpan rahasia pada sahabatnya hanya karena cinta dan sayangnya pada Randy.
“Aduhhh,,, Randy kemana sih…?? SMS aku nggak dibalas, telvon juga nggak bisa…. Ahhh,, bikin sebel….” gerutu Cinta saat tiba di rumah siang itu.
“Randy nggak biasanya kayak gini. Aku juga nggak ada masalah sama dia, tapi kenapa dia kayak gini…?” Pertanyaan itu selalu berdengung di benak Cinta. Ia merasa heran dengan Randy yang tiba-tiba menghilang tanpa kabar seperti ditelan bumi atau ditelan lautan atau......apalah. Yang pasti ia nggak bisa nemuin Randy dimana-mana. Pertemuannya dengan Randy hari itu batal total, dan perasaannya yang bahagia kini berubah menjadi kesal dan penuh pertanyaan kenapa, bagaimana, dan mengapa….??? Agghh, semuanya sama saja..
**
Keesokan harinya, Cinta terbangun dengan lemas. Ia masih teringat dengan kejadian kemarin yang membuatnya sedikit pusing. Jam demi jam telah berlalu sangat cepat baginya, hingga ia hanya bisa melamun sendirian di kantin sekolah.
“Hai, Cin… Kok ngelamun aja…??” tanya Tara sambil memegangi bahu sahabatnya itu.
“Nggak apa-apa.. Aku Cuma lagi nggak enak badan aja..”
“Owh….” Tara hanya bisa bergumam nggak jelas.
“Tar, kamu liat Randy nggak….?” Tanya Cinta dengan hati-hati dan sesekali menggigit bibir bawahnya.
“Hmm,,, aku mulai curiga nih…. Dari kemarin kamu selalu nanyain keberadaan Randy. Jangan-jangan kamu naksir Randy lagi………” Tara mulai curiga dengan sikap Cinta yang agak berubah.
“Ng,, nggak kok. Lagi ada perlu aja sama dia…”
“Owh,, kirain kamu mau jadi orang ketiga antara hubungan Randy dan Jessica.” kata Tara yang membuat jantung Cinta hampir copot karena saking kagetnya.
“Maa,,, maksud kamu Randy dan Jessica masih pacaran sampai saat ini….?” tanya Cinta.
“Ya iyalah. Mereka kan pasangan yang serasi banget dan nggak bisa dipisahin oleh siapa pun…”
Cinta terdiam. Ia nggak bisa berkata apa-apa lagi. Ia juga nggak tahu harus berbuat apa. Badannya sudah terasa kaku dan matanya mulai mengeluarkan titik-titik air. Dalam hati Cinta berkata kalau Randy itu brengsek banget, ia nggak bisa ngertiin perasaannya dan dia juga udah bohongin dan khianatin kepercayaan Cinta.
“Pantasan aja dia nggak mau kalau hubungan kami diketahui banyak orang. Ternyata,,, aghh……. Aku harus minta penjelasan dari Randy sekarang. Aku harus tahu yang sebenarnya.”
Sepulang sekolah hari itu, Cinta langsung tancap gas untuk bertemu dengan Randy di taman kota siang itu juga.
Dari kejauhan, Randy udah kelihatan sedang duduk di kursi taman dengan gelisah menunggu kedatangan Cinta. Cinta pun menghampirinya.
“Ehm, udah lama nunggu……??” sapa Cinta hanya untuk sekedar basa-basi.
“Lumayan. Oh ya, kamu bilang ada sesuatu yang mau kamu tanyain ke aku. Memangnya apa…?”
“Hmm…. Aku nggak nyangka ternyata kamu udah bohongin aku. Kamu masih pacaran kan dengan Jessica….? Kamu jahat tahu nggak……” kata Cinta mulai kesal.
“Maafin aku, Cin. Aku memang belum putus dengan Jessica. Tapi aku punya alasan tersendiri kenapa aku masih pertahanin hubungan aku dengan Jessica.” raut wajah Randy yang kelihatan sangat tulus membuat hati Cinta membeku.
“Alasan apa…?” tanya Cinta seakan menyembunyikan perasaannya yang luluh melihat raut wajah Randy.
“Sebenarnya Jessica sedang sakit parah. Ia mengidap kanker otak dan divonis umurnya tidak akan lama lagi. Aku nggak tega mutusin Jessica di saat-saat terakhirnya menjalani hidup. Aku ingin bahagiain dia sebelum ia pergi untuk selamanya, Cin..”
Cinta hanya bisa terdiam membisu mendengar ucapan Randy. Ia nggak tahu mesti berbuat apa sekarang.
“Cin, aku sayang sama kamu. Tapi untuk kali ini tolong ijinin aku ngebahagiain Jessica untuk terakhir kalinya. Kita nggak perlu putus sekarang, kamu hanya harus lebih bersabar dan mengerti aja.” kata Randy sambil membelai rambut Cinta yang terurai panjang.
“Iya deh.” Cinta hanya pasrah menjawab. Ia seperti telah terhipnotis oleh kata-kata dan belaian tangan Randy yang membuat hatinya bergetar. Apalagi senyuman dan tatapan Randy yang begitu tulus padanya. Ohh,,, itu yang membuat Cinta nggak bisa jauh dari Randy, meski dunia terbagi dua, ataupun terbagi sepuluh sekalipun.
Setelah pertemuan itu, hubungan Cinta dan Randy makin hancur. Mereka nggak lagi ketemuan, telvonan maupun SMSan. Cinta merasa tertekan dengan keadaan ini. Berkali-kali ia mencoba menghubungi Randy, tetapi jawaban Randy hanya membuat goresan luka di hati Cinta semakin dalam.
**
Satu minggu setelah pertemuannya dengan Randy, Cinta yang biasanya bangun dengan senyuman kecut tiba-tiba pagi itu ia mulai berubah.
“Cinta, Mama senang liat kamu nggak murung dan sedih lagi sekarang.” kata Mama Cinta padanya saat sarapan pagi.
“Cinta ingin bahagia, Ma. Cinta nggak mau murung terus karena aku yakin kalau cinta aku akan datang, Ma. Oh ya, Cinta berangkat dulu ya, Ma…” pamit Cinta pada mamanya.
“Iya, sayang. Hati-hati di jalan dan jangan ngebut-ngebut ya…..!”
“Iya, Ma….!” Cinta berjalan keluar menuju garasi mobil namun baru bebarapa langkah ia berjalan, ia langsung berbalik dan berlari memeluk mamanya.
“Ma, Cinta sayang Mama. Cinta akan selalu ada buat Mama. Love You, Mom……..!” kata Cinta seperti nggak sadar.
“Love you too…. Tapi tumben kamu bilang itu ke mama..”
“Hmm,,, lagi pengen bilang itu aja ke Mama sekarang. Udah ya, Ma…. Bye…..!!” Cinta kemudian kembali ke garasi mobil. Ia langsung tancap gas menuju sekolah.
Di saat yang bersamaan, Randy juga berangkat ke sekolah. Namun setiba di sekolah, ia melihat keanehan yang membuat berbagai pertanyaan aneh di otaknya yang agak aneh juga. Lapangan yang biasanya ramai, sekarang sudah seperti kuburan yang tak dihuni. Semua siswa baik cewek maupun cowok terlihat sangat sedih dan bahkan ada yang histeris menangis nggak jelas seperti orang kesurupan dan semacamnya.
“Ada apa ini??? Kenapa semua siswa menjadi cengeng??? Apa yang terjadi sebenarnya???” tanya Randy dalam hati sambil berjalan menyusuri teras kelas yang sepi tak bernyawa, hingga akhirnya bertemu dengan Tara.
“Tar, sebenarnya apa yang terjadi…?? Kenapa semua anak-anak menangis nggak jelas gitu….??”
“Hmm,,, Cinta………..” Tara memotong ucapannya membuat Randy semakin penasaran.
“Cinta….?? Cinta kenapa, Tar…..??” tubuh Randy terasa gemetar dan perasaannya mulai tidak tenang.
“Cinta meninggal karena kecelakaan tadi pagi saat akan berangkat sekolah……..” Tara mulai nangis lagi membuat hati Randy makin teriris. Randy hanya diam membisu mendengar ucapan Tara. “Ran, ada sebuah catatan kecil yang aku dapat di laci meja Cinta.. Mungkin ini ada hubungannya dengan kamu…” Tara menyodorkan selembar kertas kecil yang berisi tulisan tangan Cinta. Itu seperti selembar diary tetapi lebih pantas bila disebut sebagai catatan unek-unek. Dengan perasaan aneh, Randy membaca surat tersebut.
“Aku sangat mencintai dan menyayangi Randy. Aku nggak mau kehilangan Randy. Tapi kenapa sekarang Randy lebih perhatian sama Jessica dibanding dengan aku. Tuhan, seandainya aku diberikan penyakit yang parah bahkan lebih parah dari Jessica, mungkin dengan itu maka Randy akan lebih sayang dan perhatian sama aku. Tuhan, aku rela sakit parah bahkan lebih dari itu asalkan Randy kembali menyayangiku, karena aku sangat mencintai Randy. Aku berjanji akan menjadi malaikat pelindungnya saat aku telah tiada nanti. Cinta Love Randy,,,,,,,,”
Air mata Randy mulai jatuh membaca selembar surat itu. Ia tidak menyangka akan terjadi hal yang buruk pada Cinta hanya karena dirinya. Ia menyesal sempat menyianyiakan cintanya yang tulus dan murni pada Cinta.
“Cinta, aku sayang kamu, aku berjanji kalau kamu akan selalu ada di hatiku meskipun kita ada di dunia berbeda. Aku yakin kamu akan menjadi malaikat pelindungku yang akan selalu ada disampingku…. Love you Cinta………”
Randy hanya bisa memandangi tulisan tangan Cinta yang menggores hatinya hingga terasa sangat sakit. Sementara Cinta hanya bisa melihat Randy dan menjawab kata-kata Randy “Love you too Randy…..” tanpa bisa menyentuh dan memeluknya dalam kehangatan romantis nan seram.
***
 Hemmm

Minggu, 25 Desember 2011

CINTA SEGITIGA


Frans mencium bibir Nesya dengan mesra,  sambil meraih tas kerja yang diletakkan di meja ruang keluarga.
“aku pergi dulu ya dear…sampai ketemu 2 hari lagi” ujar Frans pada istrinya.
“okey dear…jaga diri baik-baik ya…” Nesya pun tersenyum semanis mungkin untuk melepas kepergian suaminya dalam rangka tugas ke luar kota.
Frans adalah seorang suami yang romantis, terutama bagi istrinya. Dia selalu saja memberikan kejutan-kejutan kecil untuk istrinya tercinta. Baru pagi tadi Nesya mendapatkan surprise dengan datangnya sebuket bunga mawar  dengan kartu ucapan bertuliskan ” for my love one “. Membuat hati Nesya berbunga-bunga. Dan selalu tidak pernah lupa membisikan kata-kata cinta, dan di manapun mereka berdua selalu terlihat bermesraan. Sungguh pasangan yang serasi. Dan tak lama mobil Frans pun melesat meninggalkan rumah. Istana kecil mereka dimana penuh kehangatan dan kedamaian.
Suasana cafe PISA hari itu sedikit ramai ditambah dengan hadirnya live music disana. Frans duduk sendiri sambil menikmati fruit punch pesanannya. Frans sedang menunggu seseorang.
“Sudah lama mas?” terdengar suara seorang wanita membuat Frans sedikit kaget dan kemudian tersenyum dan mencium tangan wanita tersebut.
“Khabar baik apa yang akan kamu sampaikan, sayang..?” tanya Frans kemudian.
“Aku hamil…”wanita bernama Sonya itupun bicara. Frans sedikit kaget dan kemudian terdiam, dan tengah berpikir keras.
“Aku pikir kita harus menikah mas….” Sonya berkata nyaris tak terdengar. Dengan sedikit wajah yang pucat Frans menatap wajah kekasihnya itu.
“Baiklah sayang beri aku waktu untuk bicara dengan istriku…” ujar Frans lagi dengan mata menerawang.
Frans tahu pasti Nesya tidak akan mau dimadu. Nesya pasti lebih memilih bercerai. Tapi disisi lain Sonya tengah mengandung darah dagingnya. Frans bukan seorang pengecut, dia berani berbuat dan akan bertanggung jawab walaupun taruhannya kehilangan Nesya. Istri yang selama ini menemaninya. Tapi anak dalam kandungan Sonya pun tidak mungkin terlahir tanpa ayah. Frans berpikir keras…sungguh ini sebuah dilema untuknya.Satu minggu kemudian . Masih di cafe yang sama seperti minggu lalu, Sonya duduk sendiri. Dia menunggu seseorang. Dan tak berapa lama yang ditunggu-tunggu pun datang. Sonya pun melambaikan tangan memberi isyarat. “Uangnya sudah saya transfer..semoga bermanfaat” ujar wanita itu sambil tersenyum. “Terima kasih Nesya…, senang bisa bekerja sama” ujar Sonya sambil tersenyum.“Sama-sama ya…aku yang harusnya berterima kasih padamu karena telah membebaskanku dari laki-laki itu” jawab Nesya tegar.
Siang ini Nesya akan pergi ke Pengadilan Agama untuk mengurus perceraiannya dengan Frans.